Gamalis menyebut pelaksanaan telah berjalan dengan lancar dan tertib.
"Kami lakukan peninjauan acak, dari dua kampung di kedua kecamatan sebagai representasi dari TPS di wilayahnya berjalan dengan lancar dan aman," kata Gamalis kepada Korankaltim.com Selasa (2/11/2021) hari ini disela-sela peninjauan Pilkakam di Kampung Sei Bebanir Bangun dan Kampung Maluang.
Meski berlangsung ditengah pandemi yang tengah melandai, penerapan prokes diakuinya cukup baik, dilihat dari dibatasinya pemilih masuk, disediakan tempat untuk mencuci tangan serta pengecekan suhu sebelum memasuki TPS.
"Cuci tangan lengkap, dijaga jarak, ketika masuk dijaga ketat. Prosesnya cukup bagus dan berjalan tertib," ungkapnya.
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Kaltim Jauhar Effendi yang mendampingi Gamalis dalam tinjauan ini menyebut Pilkakam merupakan penerapan demokrasi di tingkat yang berjalan dengan baik. "Kami harap siapapun yang menang dapat didukung," ungkap Jauhar.
Menang dan kalah dalam kontestasi pemilu adalah hal biasa. Dirinya juga berharap, para peserta pemilihan kepala kampung dapat menerima hasil dengan baik serta mampu bersikap kesatria.
"Dalam kontestasi ini, menang dan kalah itu biasa. dari 5 calon misalnya yang menang hanya 20 persen karena 80 persen-nya kalah. Intinya para calon yang berlaga harus siap dengan hasil yang telah ditetapkan nantinya," sebut Jauhar.
Penulis : Tri Romadhani
Editor: Aspian Nur