Berbagai kesiapan berkas hingga mental dari calon Jemaah haji sudah siap keseluruhan.
Ia mengungkapkan, calon jamaah haji yang beberapa waktu lalu tertunda keberangkatannya akan menajadi prioritas utama yang akan diberangkatkan.
“Dalam segala masalah kesiapan, dokumen dan lainnya sudah siap. Jadi kita fokus dulu untuk memberangkatkan calon haji yang tertunda tahun kemarin,” jelasnya.
Sulaiman berharap, prosesi ibadah haji dan umrah yang sempat tertunda beberapa tahun ini dapat berjalan dengan lancar kedepannya serta tidak ada lagi kendala bagi calon jamaah haji maupun aturan baru yang harus disesuaikan.
“Mudah-mudahan tidak ada lagi kendala yang berarti. Apa lagi Covid-19 saat ini telah menurun dan ibadah haji pun telah mulai mendapatkan kelonggaran, tidak lagi diberi jarak seperti sebelumnya,” tandasnya.
Kepala kantor Imigrasi Kelas III Tanjung Redeb, Misnan mengatakan, belum ada calon jamaah haji yang melakukan pengurusan paspor di Kantor Imigrasi. “Untuk orang yang ingin membuat paspor hingga saat ini masih belum ada,” ucapnya.
Dikatakan Misnan, masih minimnya calon haji yang mengurus paspor disebabkan karena kurangnya informasi maupun masa berlaku paspor yang masih panjang. Ia mengatakan, data calon haji yang diberikan Kemenag, saat ini dari total 149 Calon Haji, ada 14 orang diantaranya masa berlaku paspor akan habis pada 2022.
“Pihak kita memang sudah sering berkoordinasi dengan Kemenag," pungkasya.
Penulis : Tri Romadhani
Editor : Bambang Irawan