Dalam satu bulan terakhir belum ada kejadian laka lantas, menurutnya ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.
“Terakhir laka lantas di bulan Agustus,” kata Marullah.
Sepanjang tahun 2021 berdasarkan data yang dimiliki Polres Berau, laka lantas yang terjadi hingga saat ini hanya mencapai 19 kejadian dengan jumlah kerugian diperkirakan mencapai Rp36,3 juta.
Faktor yang menyebabkan penurunan laka lantas adalah penerapan PPKM yang mengurangi mobilitas masyarakat Bumi Batiwakkal.
“Kami akui kebijakan pemerintah yang memberlakukan PPKM merupakan kebijakan yang bagus, karena bisa mengurangi mobilitas masyarakat dalam menggunakan kendaraannya,” jelas Marullah.
Laka lantas yang terjadi pada tahun 2021 didominasi kendaraan roda 2, untuk roda 4 sedikit berkurang dari tahun lalu. “Jumlah kerugian material ini menurun dari tahun lalu mencapai ratusan juta, walaupun jumlah saat ini belum sampai perhitungan selama satu tahun penuh,” tuturnya.
Diakui Marullah, selama pandemi ini memang belum ada razia yang rutin seperti sebelum masa pandemi Covid-19 dahulu, tetapi pihaknya selalu disetiap kesempatan memberikan sosialisasi kepada para pengendara di jalan dan para komunitas-komunitas yang ada di Berau ini.
“Kami sering sosialisasi untuk memberitahukan kepada masyarakat Berau mengetahui peraturan dan tata cara lalu lintas yang baik dan benar dalam berkendara, giat ini rutin kami lakukan,” sebutnya.
Penulis : Tri Romadhani
Editor: Aspian Nur