Kepala BPBD Berau Thamrin di lokasi kebakaran menuturkan, pihaknya pertama menerima laporan jam setengah enam sore tadi dan langsung ke lokasi namun saat tiba mereka tidak bisa langsung menyiram air karena listrik masih menyala sehingga harus menunggu sekitar 30 menit.
"Kami memiliki SOP (Standar Operasional Prosedur) yang mengharuskan melakukan pemadaman ketika listrik sudah terputus," kata Thamrin kepada KoranKaltim.com
BPBD Berau menurunkan tiga unit mobil pemadam dan api tidak cepat membesar karena cuaca hujan ringan. Kendati sempat terhambat untuk memulai pemadaman, Thamrin menuturkan pihaknya masih bisa dengan cepat mengendalikan api. "Cuaca kali ini membantu mencegah api membesar dan merembet ke rumah di dekatnya," sambungnya.
Dilokasi yang sama, Kapolsek Tanjung Redeb Iptu Nurhadi menuturkan, pihaknya akan melakukan penyelidikan terhadap kejadian kebakaran yang terjadi sore ini. Disamping menyelidiki, kepolisian juga akan menghitung kerugian imbas amukan si jago merah.
"Dari pihak kepolisian akan melakukan penyelidikan atas kejadian kebakaran ini. Kerugiannya belum bisa ditentukan. Kalau dilihat hanya atapnya saja yang terbakar," jelas Iptu Nurhadi.
Penulis : Tri Romadhani
Editor: Aspian Nur