Pemkab Berau tidak ingin terlalu terburu-buru dalam mengambil kebijakan. “PTM insya Allah akan kembali dipersiapkan, tapi kami akan berkoodinasi lagi dengan Dinas Pendidikan,” kata Gamalis.
Setelah laporan masuk Pemkab Berau akan mengambil beberapa langkah, termasuk tingkat kehadiran. Selain itu, penyemprotan disinfektan juga akan dilakukan di sekolah yang akan memberlakukan PTM.
Disdik Berau sendiri belum menyerahkan data area pemetaan terhadap Pemkab Berau dan Gamalis berharap secepatnya mendapatkan data tersebut.
“Untuk target pemetaan kami maunya segera mungkin tapi Disdik Berau belum melapor. Kalau menunggu terlalu lama, paling tidak ada dulu zona yang bisa PTM,” harap Gamalis.
Tempat yang dipriotitaskan dalam artian tingkat penyebaran rendah atau tidak terjadi penyebaran di lokasi tersebut. Saat ini di Berau, tidak ada yang masuk zona hijau, rata-rata berwarna kuning. Namun, jika dirunut areanya menjadi lebih kecil ada beberapa kampung yang zona hijau.
Mengenai vaksin pelajar yang akan digelar pada September ini, politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini berharap Sabtu (4/9/2021) besok ketersediaan vaksin akan ada di Berau.
Jumlahnya belum bisa dipastikan. Sedangkan rentan usia pelajar yang divaksin yakni usia 12 hingga 17 tahun. Vaksin terhadap pelajar ini diharapkan bisa meningkat imun para pelajar agar pelaksanaan PTM bisa segera dilakukan.
“Harapan kami sebaran vaksinasinya bukan hanya satu tempat saja,” tutup Gamalis.
Penulis: Tri Romadhani
Editor: Aspian Nur