“Sebagai bentuk dukungan dan motivasi kepada mereka,” ucap Bupati Berau Sri Juniarsih kepada Korankaltim.com usai upacara pagi tadi.
Bupati wanita pertama di Bumi Battiwakal ini berpesan kepada masyarakat Berau agar selalu menjaga semangat gotong-royong dan saling bahu-membahu menekan penyebaran Covid-19.
“Di masa pandemi tetap perhatikan dan jaga protokol kesehatan dan kerjasama yang baik antara masyarakat dan pemerintah daerah serta instansi terkait, semoga kita bisa keluar dari masa pandemic yang sulit ini,” harapnya.
Saat ini Berau dalam masa pandemi, semuanya serba terbatas tetapi bukan berarti masyarakat tidak mempunyai kemerdekaan untuk berkreasi dan berinovasi melalui digital teknologi. “Kita bisa menyampaikan aspirasi dan masukan kita serta bisa melakukan apa saja tetapi tujuannya adalah untuk membangun Berau yang lebih baik kedepan,” sebutnya.
Mengenai makna Hari Kemerdekaan, Sri Juniarsih menuturkan acara satu tahun sekali ini merupakan bentuk penghargaan kepada jasa-jasa pahlawan dalam merebut kemerdekaan.
“Kita peringati untuk mengenang perjuangan para pahlawan terdahulu. Kita yang sedang berada pada masa kemerdekaan ini tolong jaga dan pelihara supaya Indonesia dapat tumbuh lebih baik sesuai dengan mottonya Indonesia Tangguh Indonesia Tumbuh,” papar Sri.
Kemerdekaan bagi dirnya pribadi adalah rakyat Indonesia merdeka untuk menyatakan sikap, berpendapat , serta berbuat, berkreasi dan berinovasi dalam segala hal namun tetap harus berpegang dengan nilai sopan santun yang bangsa Indonesia miliki.
“Tentu saja harus sesuai dengan ketentuan dan etika yang berlaku. Menyampaikan aspirasi boleh, memberi kritik juga boleh, tetapi tetap perhatikan sopan santun sebagai bentuk menjaga hubungan baik dengan sema pihak,” tutupnya.
Penulis: Tri Romadhani
Editor: Aspian Nur