Didampingi Kepala Dinas Kesehatan Iswahyudi, Bupati Berau Hj Sri Juniarsih dan Wakil Bupati Berau H Gamalis meninjau persiapan dalam penambahan ruang perawatan di rumah sakit darurat tersebut pada Sabtu (24/7/2021) siang tadi.
"Saat ini masih ada empat kamar yang masih kosong, ini merupakan antisipasi khawatir ada penambahan pasien yang dipindah dari rumah sakit umum," kata Sri.
Bupati wanita pertama di Bumi Batiwakkal ini menuturkan, saat ini ada 40 kasur darurat yang ditambahkan ke rumah sakit darurat untuk menampung sekiranya nanti ada penambahan pasien Covid-19.
"Kasur darurat dari Dinas Sosial dan ada juga yang dipinjamkan oleh Kodim 0902/BRU," sambungnya.
Untuk pasokan oksigen masih aman tetapi peralatan pendukung agar oksigen tersebut dapat digunakan masih dalam tahap persiapan oleh pihak rumah sakit.
"Intinya kami akan siapkan semua mulai dari tempat tidur, oksigen hingga kamar mandi," ucapnya.
Sementara Iswahyudi mengaku memang masih banyak insfratruktur yang harus di benahi di RSD. "Memang harus kami support pembenahannya seperti fasilitas MCK (mandi cuci kakus) dan perawatan halaman juga kami sudah bekerjasama dengan DLHK agar lebih terawat," kata Iswahyudi.
RSD memiliki aula yang saat ini telah digunakan untuk menaruh 40 kasur darurat dari kapasitas maksimal sekitar 50 kasur.
"Bahkan jika terpaksa, selasar bangunan bisa digunakan untuk merawat pasien, tetapi kami berharap jangan sampai hal tersebut terjadi,"tutup Iswahyudi.
Penulis : Tri Romadhan
Editor: Aspian Nur