Vaksinasi ini akan berlangsung selama dua hari, pada hari pertama akan dilakukan vaksinasi terhadap 220 orang dan esoknya juga terdapat 220 dosis yang akan disuntikan.
"Hari ini di Kantor Dinas Kesehatan terpantau antuasiame masyarakat cukup tinggi, jadi saya minta untuk masyarakat yang hari ini sudah masuk daftar antri agar besok bisa tiba tepat waktu," kata Sri kepada korankaltim.com.
Masyarakat yang telah masuk daftar antri jika tidak datang tepat waktu, maka namanya akan dicoret. Langkah tersebut terpaksa diambil karena ketersediaan vaksin masih kurang jika dibanding dengan antusiasme warga.
"Belum mencukupi karena semangat yang luar biasa untuk melakukan vaksinasi, tapi minggu depan rencananya akan ada lagi yang datang, jadi untuk sementara hari ini 220 dosis besok juga 220 dosis," sambungnya.
Sri bersyukur karena masyarakat Berau memiliki kesadaran tinggi untuk mengikuti vaksin. Dengan aturan yang menggunakan sertifikat telah menerima vaksin sebagai syarat bepergian keluar kota, juga berdampak kepada keinginan masyarakat untuk vaksin.
"Ini merupakan hal yang harus diapresiasi, tetapi saya ingatkan jika sudah antre seperti ini harus tetap jaga jarak. Jangan sampai nanti terjadi kluster baru, itu yang kami jaga," papar Sri.
Terkait dengan vaksin gotong royong, tidak menutup kemungkinan hal tersebut bisa dilakukan. Sehingga ia berharap perusahaan untuk bekerjasama dengan Dinas Kesehatan dalam pengadaan vaksin tersebut.
"Pastinya jelas bekerjasama dengan Dinas Kesehatan karena juga butuh tenaga untuk memvaksin," tutup Sri Juniarsih.
Penulis : Tri Romadhani
Editor: Aspian Nur