Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau, Iswahyudi kepada korankaltim.com Minggu (20/6/2021) hari ini menjelaskan hal tersebut. Dipaparkannya, banyak izin masuk ke ruangannya untuk meminta diperbolehkan melaksanakan kegiatan perpisahan sekolah. Namun hal ini langsung ditolak.
Menurutnya, kalau sekolah saja masih dilarang bagaimana mau melaksanakan perpisahan yang membuat kerumunan orang. “Ada beberapa sekolah yang mengajukan untuk perpisahan, tapi saya tolak semua,” tegas Iswahyudi.
Dinkes Berau tidak akan pernah mengeluarkan izin keramaian untuk perpisahan karena dikhawatirkan dengan adanya perpisahan akan terjadi lonjakan kasus Covid-19 kendati sekolah yang mengajukan izin berada di zona hijau. “Tidak ada, semua tidak saya izinkan,” tegasnya.
Kalau masih ada sekolah yang tetap nekat melaksanakan perpisahan tanpa izin dari Dinkeas maka akan dilakukan pembubaran paksa oleh Tim Satgas Covid-19. “Iya akan dibubarkan,” jelas Iswahyudi.
Lebih jauh Iswahyudi menjelaskan, peningkatan kasus Covid-19 di Berau karena adanya pelaku perjalanan yang tidak melakukan prokes, sehingga dengan cepat menyebar ke anggota keluarga lainnya.
Penyebaran antar keluarga masih menjadi momok yang sulit untuk dikendalikan. Pasalnya, dalam lingkup keluarga, protokol kesehatan selalu diabaikan. “Ini yang masih menjadi pekerjaan rumah (PR), bagaimana mau diberantas sampai akarnya, jika masyarakatnya sendiri cuek,” papar Iswahyudi.
Penulis : Tri Romadhani
Editor: Aspian Nur