Kekurangan stok darah tersebut tidak terpaku pada satu golongan darah tapi merata dari O sampai AB. Untuk mengantisipasi kekosongan itu, PMI Berau selalu menginformasikan dan menelpon para relawan yang teregister di log book PMI. “Kami selalu mengingatkan ke relawan yang sudah masuk waktunya untuk mendonor,” jelasnya.
Saat ini PMI Berau telah memiliki grup WhatsApp (WA) khusus para pendonor sehingga tidak membutuhkan waktu lama untuk mencari relawan yang ingin mendonorkan darah kepada mereka yang memerlukan.
“Per golongan darah itu ada grupnya. Jadi kalau stok kurang kami langsung share di situ atau kami telpon orang-orang yang sudah biasa donor,” jelas Yuselly.
Ada juga instansi-instansi yang kerap melakukan donor darah secara rutin. Salah satunya kerap dilakukan di Bandara Kalimarau. “Itu dilakukan dua bulan sekali,” ungkapnya.
Pada dasarnya penggunaan darah bukanlah hal yang darurat atau direncanakan oleh tenaga medis sehingga PMI BErau memiliki waktu untuk melakukan restock darah di laboratorium.
“Dalam waktu dekat PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga) Berau bakal melakukan aksi donor darah massal, silakan saja jika masyarakat ingin berpartisipasi,” ujar Yuselly.
Penulis : Tri Romadhani
Editor: Aspian Nur