Danramil Kelay, Kapten Arm M Irfan mengatakan, dalam upaya menjaga masyarakat yang tetap memilih untuk melakukan perjalanan mudik, pihaknya bersama Polsek Kelay melakukan pengawasan yang maksimal. “Disetiap perbatasan khususnya Kecamatan Kelay, bekerja sama dengan unsur Muspika Kecamatan Kelay benar-benar melakukan pengecekan apakah mereka (pemudik) dalam kondisi sehat atau ada gejala-gejala,” ucapnya.
Menurutnya, pemudik yang lolos dalam perjalanan pulang kampungnya, pada saat ingin kembali ke tempat semula dipastikan sehat dengan tes antigen langsung di posko yang ada. “Peran TNI dan Polri dalam melakukan penyekatan menjadi sesuatu yang vital, dan Alhamdulillah Kecamatan Kelay berhasil melakukannya, Pemda melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menyiapkan petugas-petugas untuk swab antigen,” papar Kapten Irfan.

Sementara itu, Kapolsek Kelay, Iptu Agus Supriyanto mengatakan, penyekatan dilakukan di Posko Ketupat jalan poros Berau - Samarinda wilayah Kecamatan Kelay. “Hari ini, Rabu 19 Mei 2021 masyarakat sudah melakukan kegiatan normal kembali, hari ini juga puncaknya,” ucap Iptu Agus Supriyanto.
Bahkan, setelah masa pengetatan arus mudik dan balik, pihaknya tetap melakukan kegiatan tersebut sampai 24 Mei 2021. “Masih ada kegiatan pasca pengetatan, jadi 18-24 Mei tetap menyaring pemudik yang akan mengarah balik ke tempat tujuan,” ungkapnya.
Di wilayah hukum Polres Berau, pada operasi Ketupat Mahakam 2021 ini, guna memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat, sejak bulan Ramadan, Polres Berau mendirikan empat posko penjagaan di titik-titik strategis.
“Posko check point kami tempatkan di daerah perbatasan Kecamatan Kelay dan Kecamatan Gunung Tabur. Ini ditempatkan bersama dengan pos jaga tim Covid-19. Sedangkan pos yang ada di Jalan Pemuda merupakan pos pengamanan terkait Operasi Ketupat, sementara yang berada di dermaga wisata, merupakan pos pelayanan,” tutup Agus Supriyanto.
Sumber Berita : Pendim 0902/Trd