Seorang saksi mata bernama Muhabid mengungkapkan, dirinya sempat melihat tiga bocah bermain di tepi Sungai Kelay sekitar pukul 09.30 WITA.
Tak berselang lama, seorang anak bernama Fadil yang juga teman Ardan saat bermain mendatangi Muhabid untuk meminta pertolongan.
“Dia minta tolong saya untuk membantu temannya yang tenggelam di pinggir Sungai Kelay,” jelas Muhabid.
Dengan cepat pemuda 19 tahun itu turun ke sungai mencari Ardan dan tak lama kemudian ditemukan dan langsung diangkat Muhabid ke tepi sungai dimana saat itu kondisi Ardan sudah lemas
“Saya bersama warga sekitar segera melakukan penanganan awal untuk menyelamatkan anak itu dengan cara mengangkat kakinya kemudian di tekan dadanya. Namun tidak ada respon,” jelas Muhabid lagi.
Karena taka da respon dari Ardan, akhirnya warga membawanya ke Puskesmas Sambaliung untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
“Petugas medis sudah berupaya memberikan pertolongan, namun nyawa anak itu tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia,” sebut Kapolsek Sambaliung AKP Budi Witikno secara terpisah.
Budi menghimbau kepada orangtua agar lebih berhati-hati, tidak membiarkan anak-anaknya berenang di sungai, apalagi tanpa pengawasan orang dewasa.
“Jangan sampai peristiwa seperti ini terulang kembali, Saya berharap atas kejadian ini, orangtua lebih memperhatikan anak-anaknya ketika bermain di sungai,” ujar Budi lagi.
Usai dilakukan visum di Puskesmas Sambaliung, jenazah Ardan dibawa ke rumah duka di untuk dimakamkan.
Penulis : Tri Romadhani
Editor: Aspian Nur