“Jangan sampai Berau mengalami tsunami Covid-19 yang baru-baru ini terjadi di India karena ada krumunan yang tak terkontrol,” himbaunya. Karenanya Edy memohon masyarakat Berau untuk tidak mudik, serta patuh terhadap protokol kesehatan yakni 5M.
“Tolong dipatuhi untuk menjaga kesehatan diri sendiri, keluarga, sampai dengan tetangga dan kerabat dekat. Protokol kesehatan ada beberapa yaitu mencuci tangan, menjaga jarak, menggunakan masker, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas,” paparnya.
Sementara Kasatlantas Polres Berau AKP Reza menuturkan pihaknya akan mengikuti instruksi dari Kapolres untuk menghimbau masyarakat agar tidak melakukan takbir kelilig
Satlantas Berau akan menggunakan metode persuasif aktif secara simpatik kemasyarakat.
“Sebelum malam takbiran tiba kami sudah menghimbau serta mengedukasi masyarakat agar tidak melakukan takbir keliling, jangankan takbir keliling, membuat kerumunan saja juga kita himbau untuk dihindari terlebih dahulu,” kata Reza.
Kalau ada masyarakat yang melakukan takbir keliling, sesuai dengan perintah Kapolres, pihaknya akan membubarkan. Adapun sanksi yang akan dikenakan, mengatakan akan menerapkan sanksi tilang bagi para pelanggar.
“Tindakan tilang ini akan dikenakan pada tindakan yang dapat berakibat kecelakaan, seperti misalnya mengangkut manusia pada mobil bak terbuka, itukan hal yng sangat rawan kecelakaan jika dilakukan,” tegas Reza.
Penulis : Tri Romadhani
Editor: Aspian Nur