"Untuk jenis dan mekanisme gempa bumi dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat aktivitas sesar lokal di daerah Berau,"kata Kepala Stasiun Geofisika Balikpapan, Mudjianto dalam akun Resmi BMKG Kabupaten Berau, Jumat (29/2/2021).
Kembali dijelaskanya, guncangan gempa bumi ini dirasakan di daerah Tanjung Redeb dan Tabalar II-III MMI Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu.
"Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami,"tegasnya.
BMKG memastikan tidak adanya gempa bumi susulan hingga pukul 01:24 WIB, Hasil monitoring BMKG menunjukkan belum adanya aktivitas gempa bumi susulan.
“Kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah,"imbau BMKG.
"Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi (Instagram/Twitter @infoBMKG), website (http://www.bmkg.go.id atau inatews.bmkg.go.id), atau melalui Mobile Apps (IOS dan Android): wrs-bmkg (user: pemda, pwd: pemda-bmkg) atau infobmkg,"pungkasnya.
Penulis : Tim
Editor : Bambang Irawan