Kasubbag Tata Usaha dan Keuangan Bandara Kalimarau Yudhi Anggara menyebut, dalam kebijakan yang berlakukan yang terpenting adalah tes rapid antigen khususnya yang ke pulau Jawa yang berlaku hanya 3 x 24 jam.
"Sedangkan penggunaan PCR wajib saat ke Bali. Selain ke Jawa dan Bali masih diperbolehkan menggunakan rapid tes antibodi yang berlaku 14 hari," ungkapnya, Selasa (22/12/2020).
Lanjut Dijelaskanya , dari pihak Bandara Kalimarau sendiri menjelang nataru sudah dipersiapkan, baik secara keamanan, personil dan fasilitas.
Bahkan pihaknya telah menyediakan posko nataru yang akan bertugas setiap harinya dua orang hingga 4 januari 2021 untuk memantau dan melaporkan selama nataru
"kita juga sudah koordinasi dengan stakeholder baik Airline, KKP dan kepolisian," lanjutnya.
Untuk laporan trraffic dalam tiga minggu terakhir mengalami kenaikan baik yang datang mau pun berangkat.
"Satu minggu terakhir penumpang naik hingga 500 lebih dan dominan keberangkatan ke Pulau Jawa," bebernya.
Yang Sebelumnya penumpang pada hari biasa kurang dari 300 penumpang.
Dalam mengantisipasi lonjakan penumpang semakin meningkat, pihak bandara tidak dapat menolak penumpang, melainkan mempersiapkan fasilitas, personel keamanan, keselamatan di area parkir pesawat, ruang tunggu dan terminal.
"Hingga saat ini belum ada penambahan penerbangan hanya seperti biasanya, Lion Air, Garuda dan Sriwijaya Air," tutupnya.
Penulis : Indra
Editor : Bambang Irawan