Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Abdul Rivai Berau, dr Nurmin Baso menyebut penularannya bukan berasal dari lingkungan RSUD atau pasien yang terinfeksi Covid-19, melainkan kontak erat di luar rumah sakit.
"Jadi tujuh orang yang terpapar tersebut penularannya berasal dari luar rumah sakit" ujarnya, Rabu (2/12/2020). Nurmin menyebut pihak rumah sakit selalu menjaga kebersihan, keamanan dan mutu pelayanan sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.
"Rumah sakit memiliki Unit CSSD (Central Sterile Supply Department) yang selalu menyiapkan peralatan steril dan higienis, selalu lakukan penyemprotan setiap hari. Juga menyiapkan alat pelindung diri (APD) untuk tenaga medis dan kesehatan yang bekerja serta melakukan monitoring dan evaluasi antisipasi penularan Covid-19," bebernya.
Terkait informasi yang beredar di media sosial maupun jejaring grup WhatsApp, pihaknya menegaskan tidak ada penutupan pelayanan atau penutupan instalasi dan unit di RSUD Abdul Rivai.
"Karena tujuh orang yang terpapar itu saat kegiatan di luar rumah sakit. Saat ini semua tenaga medis dan kesehatan yang positif sedang dirawat di ruang isolasi rumah sakit," ujarnya. "Untuk peniadaan jam besuk masih kita berlakukan untuk menghindari penyebaran virus Covid-19," pungkasnya.
Penulis : */Indra
Editor : Bambang Irawan