Warga sekitar, Martin mengatakan jika saat kejadian dirinya sedang beristirahat di rumah yang bersebelahan dengan lokasi kejadian. Ia mendengar seperti ada suara kayu terbakar dan anjing yang terus mengonggong.
“Pas saya cek suara seperti itu, lalu saya lihat ke jendela ternyata ada api di bangunan sebelah,” ungkapnya saat ditemui di lokasi kejadian.
Dikatakannya, melihat api yang terus membesar ia langsung menghubungi ketua RT setempat dan juga memanggil warga untuk melakukan pemadaman.
“Kami padamkan pakai alat seadanya, air juga susah, tapi kami tetap usaha sambil menunggu pemadam datang,” tambahnya.
Tak lama berselang beberapa unit mobil pemadam kebakaran datang untuk menjinakkan api. Api pun bisa dikuasai sebelum melahap bangunan lain.
Martin menjelaskan jika dilokasi kebakaran memang tak ada penghuninya. Lokasi biasa ada penghuni saat ada pembuatan bata atau pembakaran bata.
“Nggak ada yang tempati, biasanya kalau habis kerja ya ditinggal,” tutupnya.
Belum diketahui asal usul api, hingga Jumat malam, petugas pemadam kebakaran dan Kepolisian masih berada di lokasi.
Penulis : Indra
Editor : Rusdi