Pesan tersebut ditegaskan Ramadhan pada saat memimpin rapat koordinasi organisasi perangkat daerah di Kantor Bupati Berau Selasa (29/9/2020) pagi tadi. Memilih pemimpin merupakan hak dan kewajiban setiap masyarakat namun khusus untuk ASN agar tidak terlibat dalam politik.
“Sebagai aparatur negara ASN harus memberikan contoh yang baik di masyarakat. Hindari terjadinya konflik kepentingan yang bisa menimbulkan konflik di tengah masyarakat. Karena ASN ini merupakan pengerak utama birokrasi. Saya harap ASN bisa bersikap netral pada saat Pilbup,” kata Ramadhan.
Jelang Pilkada suasana politik semakin kencang, karenanya ASN jangan sampai terikut arus politik saat ini. Apalagi potensi pemilih di lingkungan ASN cukup tinggi yang bisa diamanfaatkan sebagai dukungan politik.
“Memilih pemimpin merupakan kewajiban kita. Silahkan memilih dengan bijak dan sesuai pilihan masing-masing. Namun yang jelas jangan sampai kita sampai terlibat di dalam politik ini dan memihak salah satu calon. Mari jaga netralitas sebagai abdi negara,” sebut Ramadhan lagi.
Pemkab Berau pun punya peran vital dalam fasilitasi Pilbup nanti. Sehingga diharapkan tahapan bisa berjalan dengan lancar dan sesuai dengan harapan bersama. "Dalam waktu dekat akan dilaksanakan rapat rutin untuk persiapan ini,” ungkapnya.
Ramadhan mengajak agar seluruh masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya dan mengharapkan pada pelaksanaan pesta demokrasi lima tahun saat ini jumlah pemilih tinggi. “Gunakan hak pilih kita untuk memilih pemimpin selama 5 tahun kedepan,” ajaknya. (*)
Penulis : Indra
Editor: Aspian Nur