Covid-19 Belum Mereda, Kawasan Wisata Bahari Kecamatan Biduk-Biduk Bisa Kembali Ditutup
1 menit baca615 kali dibaca

KORANKALTIM.COM, TANJUNG REDEB – Terus memantau perkembangan Covid-19 di Kabupaten Berau dalam beberapa pekan terakhir membuat pihak kecamatan yang berada di sekitar objek wisata memikirkan berbagai langkah yang akan diambil guna mengantisipasi penularan virus.
Camat Biduk-Biduk Abdul Malik berinisiatif mengevaluasi kebijakan untuk penutupan tempat wisata di wilayahnya, karena menurutnya kebijakan yang tepat terlebih dahulu harus berkoordinasi dengan pihak pemerintah Kabupaten dan tentunya respon dari masyarakat sekitarnya.
“Memang seperti yang kita ketahui bersama bahwa perkembangan kasus covid-19 khususnya kita yang ada di Kabupaten Berau kita kelihatannya semakin hari semakin bertambah, ini juga yang menimbulkan kekhawatiran di masyarakat kami,"ungkapnya, Rabu (9/9/2020) tadi."Kecamatan Biduk-Biduk ini merupakan salah satu tujuan wisata yang pastinya banyak wisatawan yang berdatangan entah dari luar ataupun dari Berau sendiri yang akan datang,” paparnya.
Abdul Malik mengungkapkan tak sedikit masyarakat yang mengadu agar tempat-tempat wisata yang ada di sekitar Biduk-Biduk dapat ditutup sementara. “Namun kami belum berani mengambil langkah seperti itu karena kami masih harus berkoordinasi dengan gugus tugas di kabupaten dan menunggu instruksi selanjutnya, namun tidak menutup kemungkinan kalau ini desakan sudah banyak dari masyarakat kemungkinan kami mengambil kebijakan terkait penutupan sementara itu,” jelas Malik
Khusus pendatang pihaknya juga belum bisa mengambil sikap tegas bagi pendatang untuk membatasi lantaran instruksi untuk membatasi itu belum ada karena mengingat para wisatawan yang datang tak hanya untuk berlibur akan tetapi tak jarang ada pula yang mempunyai kepentingan yang lainnya seperti perjalanan dinas dan sebagainya. “Nantinya kami lihat seperti apa perkembangannya, kalau memang sangat mengkhawatirkan untuk masyarakat maka kita akan mengambil langkah mengantisipasi hal tersebut,” tutup Malik. (*)
Penulis : Indra
Editor: Aspian Nur










