Muharram didampingi Dirut Perumda Batiwakkal, Saiful Rahman. "Hari ini seleksi beasiswa dibuka, peserta yang lolos berkesempatan untuk kuliah di Akademi Teknik Tirta Wiyata di Magelang," ucap Muharram.
Keikutsertaan anak-anak Bumi Batiwakkal dalam tes dan seleksi beasiswa ikatan dinas ini merupakan pertama kalinya dan dinilai sangat baik karena memberikan kesempatan bagi lulusan di Berau.
"Program ini sangat baik. Dimana para lulusan SMA dan sederajat di Berau mendapat kesempatan berkuliah," ungkapnya.
Peserta yang ikut kegiatan mencapai 188 orang yang nantinya diseleksi menjadi 5 orang putra putri terbaik Bumi Batiwakkal yang berkesempatan di berangkatkan ke Magelang.
"Saya harapkan para peserta benar-benar mempersiapkan diri pada ujian ini. Sebab, soal-soal yang membuat langsung dari Magelang baik itu meliputi Matematika,
Diakuinya, banyak beberapa wali murid yang menghubungi pihaknya guna meminta salah satu buah hatinya diloloskan. Namun hal itu belum dapat dirinya penuhi. "Iya ada beberapa orangtua yang menghubungi saya agar anaknya di loloskan. Saya bilang tidak bisa, peserta yang lolos harus benar-benar objektif dari hasil kemampuan mereka sendiri," tegas Muharram.
Terakhir, orang nomor satu di Berau ini berpesan agar dari 5 peserta yang lolos nantinya, bisa terus meningkatkan kemampuannya dan yang paling utama adalah bersyukur karena sudah terpilih.
"Yang belum berkesempatan, maka harus bisa menyadari mungkin belum ditakdirkan Tuhan, perlu meningkatkan prestasinya kembali," tutupnya.
Sementara Saiful Rahman yang dikonfirmasi secara terpisah menyebut, kegiatan tes tertulis tersebut dilakukan secara via online lantaran mengikuti arahan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau untuk tidak tatap muka. "Karena disituasi pandemi, jadi kami mengikuti saran Dinkes untuk dilakukan secara online," kata Saiful.
Meski diselenggarakan di tengah wabah virus, namun dirinya berharap agar nantinya benar-benar terpilih peserta terbaik agar nantinya dapat menjadi sumber daya yang unggul di tubuh Perumda.
"Soal-soalnya semua langsung dari pusat yang memberikan. Dan kami juga tidak tau seperti apa soalnya. Dan benar apa yang dikatakan pak Bupati saat sambutan, bahwa kita menyeleksi seobyektif mungkin," tutup Saiful. (*)
Penulis : Indra
Editor: Aspian Nur