Menurutnya pengalaman yang mumpuni dari pasangan calon ditambah dengan Muharram adalah Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Berau juga bupati petahana, sementara Gamalis merupakan sebagai Sekretaris Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Kalimantan Timur yang mendorong dirinya merasa mampu untuk bisa menang.
"Dari rekom sendiri, PPP telah memerintahkan untuk mensukseskan pasangan RAGAM (Muharram-Gamalis). Jadi kita pasti akan mengawal amanah partai tersebut," ungkapnya.
Setelah rekomendasi secara resmi jatuh pada kader internal guna mendampingi petahana, Hj Sappe mengaku sejak lama nama Gamalis telah diusulkan menjadi kandidat. Dan hal itu, bermula saat Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) diselenggarakan pada 27 Januari 2020 lalu, dan namanya langsung diusulkan ke DPP.
"Dan pengurus partai tingkat kabupaten dan kecamatan menyetujui," terangnya.
Selain itu, bermodalkan 4 kursi yang dimiliki, sehingga pilihan semakin matang untuk memberi restu pada Gamalis dalam melakukan komunikasi politik ke beberapa partai.
"Sudah sejak lama kami mendorong pak Gamalis untuk maju sebagai wakil PPP. Dan terlepas dengan siapapun, itu tidak masalah. Namun, untuk saat ini kita sudah deal berkoalisi dengan pak Muharram," tegasnya.
Kemudian, terkait banyaknya nama-nama kandidat yang bermunculan, dirinya berpesan agar siapa saja nantinya yang terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Berau, masyarakat Bumi Batiwakkal harus mendukung dan menerimanya. Sebab, disetiap politik pasti ada yang diuntungkan dan dirugikan. Begitu juga ada yang menang dan kalah.
"Namun mereka semua adalah teman dalam berpolitik. Dan tujuan kita semua sama, yakni mensejahterakan masyarakat Berau. Dan beberapa calon yang hadir saat ini, itulah putra putri terbaik Bumi Batiwakkal," terangnya.
Penulis : Indra
Editor: Desman Minang