Kasmudin mengaku sudah melakukan upaya agar ibu dan anak ini dapat segera dirujuk untuk diisolasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Abdul Rivai di Kota Tanjung Redeb.
Akan tetapi, upaya tersebut tidak berjalan mulus. Keduanya menolak untuk diisolasi.
"Kita ingin keduanya dibawa ke Kota Tanjung Redeb untuk dilakukan penanganan dan dites lanjutan berupa swab tes, apakah benar positif atau negatif,"ungkapnya.
Keberadaan keduanya yang enggan kooperatif kini meresahkan warga sekitar. Pemerintah kampung dan tim BPBD Berau juga sudah menyalurkan bantuan ke rumah yang bersangkutan termasuk kepada keluarga pasien Covid-19 lainnya.
"Harapan saya, bagaimana caranya agar tim gugus khususnya tenaga medis dan aparat keamanan dapat segera menindaklanjuti persoalan ini agar ibu yang bersangkutan dapat segera dilakukan penanganan, sehingga tidak ada lagi kecemasan di masyarakat,"imbuhnya.
Upaya lainnya, kata dia, suami perempuan yang sudah lebih dulu dikarantina supaya dapat memberikan pemahaman agar yang bersangkutan mau dirujuk dan dirawat.
"Semoga ini bisa terlaksana agar mata rantai penyebaran Covid-19 ini bisa bersama-sama kita putus,"pungkasnya.
Penulis : Indra
Editor: M.Huldi