Khusus di Berau, pada siang hari pemakaian listrik mengalami peningkatan beban puncak dari rata-rata 19 MW menjadi 22 MW yang terpantau sejak Maret 2020. Bahkan sempat menyentuh 23 MW.
"Lantaran banyaknya aktivitas di rumah seperti belajar, beribadah, dan bekerja yang menyebabkan pemakaian listrik meningkat," tambahnya.
Sedangkan untuk beban puncak pada malam hari mengalami penurunan dikisaran rata-rata 25 MW. Jumlah ini turun dari sebelumnya 26 hingga 26,9 MW dikarenakan hotel dan pabrik banyak yang tutup.
"Perubahan drastis pemantauan beban terlihat pada waktu sahur sekitar pukul 03.00 - 04.00 dini hari, dari 17 MW naik menjadi 20 MW," tegasnya.
Sementara, pada rekening April dipemakaian Maret sudah dilakukan perhitungan rata-rata sejak pemakaian tiga bulan sebelum pandemi Covid-19 tidak menyebabkan kenaikan drastis. Kemudian pada rekening Mei dipemakaian April, petugas PLN sudah turun untuk memastikan tagihan agar sesuai real catatan meteran di lapangan.
"Bahkan di bulan ini pelanggan diberi kesempatan untuk melaporkan sendiri stand kWh meter nya melalui aplikasi WA korporat PLN disertai bukti fotonya, sehingga akurasinya bisa dipertanggungjawabkan," pungkasnya.
Penulis: Indra
Editor: Hendra