Kepala Disperindagkop Berau, Wiyati mengatakan, turunnya harga ayam sejak awal April karena imbauan agar warga di rumah saja dan membuat penjual makanan tutup selama 14 hari akibat pandemi Covid-19.
"Turunnya harga ayam potong, itu karena tidak adanya aktivitas warga di luar rumah seuai imbauan pemerintah," terang Wiyati, Minggu (19/4/2020).
Sementara naiknya harga ayam potong dalam dua hari terakhir ini karena banyak warung makan kembali beroperasi. Warga juga mulai beraktivitas di luar rumah.
Akan tetapi, kenaikan harga ayam saat ini tidak signifikan karena masih ada yang jual murah. Stok ayam bisa dikatakan dalam masa panen besar.
"Hingga menjelang puasa, kami pastikan harga ayam bisa normal saja. Mengingat pandemi Covid-19 ini, banyak warga tetap membatasi aktivitasnya, keluar rumah jika tidak penting," tegasnya.
Pemerintah juga mengharapkan, masyarakat tetap berada di rumah. Mengingat kasus Covid-19 terus menunjukan angka kenaikan, baik dari Orang Dalam Pemantauan (ODP) atau pun Pasien Dalam Pengawasan (PDP).
Ditambah 4 orang terkonfirmasi positif telah terjangkit Covid-19.
Penulis: Indra
Editor: Hendra