Ditambah lagi, masih banyak masyarakat Kutai Barat keluar masuk daerah Kalimantan. Itu diketahui dari identitas ketika menggunakan jasa transportasi.
"Kami dapat laporan dari Bandara Sepinggan Balikpapan bahwa cukup banyak yang keluar masuk daerah itu berasal dari Kubar. Hal ini menjadi kekhawatiran pada saat kondisi pandemi sekarang ini," kata Sekda Kubar, Yacob Tullur, Rabu kemarin (15/4/2020).
Pemkab pun kembali mengimbau seluruh masyarakat untuk menunda keluar daerah agar tak terdampak Covid-19. Tak hanya Kutai Barat. Daerah tujuan juga bisa dibikin repot.
"Baik itu warga yang memang tinggal di Kubar atau dari karyawan perusahaan yang dalam masa cuti, kami minta dengan sangat untuk sementara ini tidak bepergian," lanjutnya.
Kutai Barat juga merupakan pintu gerbang untuk masuk ke Kabupaten Mahakam Ulu. Sehingga diharapkan kerja sama masyarakat dan perusahaan dalam memerangi pandemi.
"Dari laporan identitas yang kami terima, juga ada masyarakat yang merupakan karyawan perusahaan," ungkapnya.
Apabila Kutai Barat menjadi daerah terpapar, maka bisa saja Mahakam Ulu terkena dampaknya.
"Kalau bisa, karyawan yang cuti diminta tidak bepergian sementara waktu, terutamanya untuk keluar daerah," tukasnya. (*)
Penulis: */M Yasin Handayan
Editor: Hendra
*Berita/artikel ini sudah terbit di Koran Kaltim edisi cetak tanggal 16 April 2020