“Untuk warga yang menjalani pemusatan karantina di Mess Paskibraka, 11 orang diantaranya sudah dipulangkan Minggu malam, namun harus karantina mandiri di rumah. Sedangkan tiga orang lainnya masih menunggu jadwal rapid test dan ditempatkan berbeda dari 10 orang yang positif ini,” kata Bupati Kubar FX Yapan, di Posko Media Center Covid-19, Senin kemarin (13/4/2020).
Dilanjutkannya, tiga orang yang positif hasil rapid test berasal dari Kecamatan Bongan dan sudah berada di Mess Paskibraka. Selain itu sudah dilakukan pengambilan tes swab untuk uji spesimen di Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Surabaya.
Hanya saja hasilnya akan memakan waktu beberapa hari karena banyaknya permintaan pemeriksaan uji swab yang dilakukan.
“Banyak faktor yang bisa saja terjadi hingga hasil rapid test ini positif, oleh karenanya uji swab adalah jawaban pasti yang harus kami tunggu,” terang Bupati.
Ia juga menjelaskan penggunaan RS Pratama akan dilakukan jika dari hasil uji swab tersebut memang positif virus Corona. Sehingga penanganan lebih lanjut pada pasien ini bisa lebih maksimal.
Sebab pasien dari hasil rapid test ini kebanyakan tergolong dalam Orang Tanpa Gejala (OTG). Jadi keadaannya baik-baik saja dan sehat secara fisik. Ada peningkatan imun saat dites.
“Kami masih berharap hasil ujui swab semua pasien ini negatif. Dan kepada masyarakat Kubar, dimohon untuk tetap bersabar dan tetap mengikuti anjuran serta imbauan dari pemerintah," pesannya.
Imbauan itu antara lain tetap berada di rumah, menjaga kesehatan dan kebersihan serta menjaga jarak antara satu sama lainnya. (*)
Penulis: */M Yasin Handayan
Editor: Hendra
*Berita/artikel ini sudah terbit di Koran Kaltim edisi cetak tanggal 14 April 2020