Ini diungkap Andi Muhammad Ishak selaku Juru Bicara Penanganan Covid-19 Kalimantan Timur saat telekonferensi bersama awak media melalui aplikasi zoom.
Untuk penambahan satu kasus PDP di Kutim, lanjut Andi, merupakan laki-laki berusia 42 tahun. PDP ini merupakan pelaku perjalanan dari Gowa, Sulawesi Selatan dengan keluhan demam dan batuk.
Saat ini, dia menjalani isolasi mandiri di rumah dan diberlakukan sesuai protokol kesehatan oleh petugas medis.
Sedangkan untuk penambahan PDP tujuh kasus di Berau, terdiri dari satu pelaku perjalanan dari Gowa, yaitu seorang kepala keluarga berusia 52 tahun. Enam lainnya adalah anggota keluarga yang berkontak erat dengan yang bersangkutan pada saat di Berau. Mereka merupakan satu keluarga, yaitu istri dan anak-anaknya.
“Kasus Berau ini satu keluarga, yang laki-laki 52 tahun itu kepala keluarga. Saat ini ke semuanya diisolasi di RSUD dr Abdul Rivai Berau,” papar Andi (11/4/2020) petang tadi.
Andi juga menyampaikan sampai sejauh ini untuk orang dalam pemantauan (ODP) bertambah 52 kasus dan selesai masa pemantauan ada 196 kasus. Sehingga total pasien ODP yang masih menjalani proses pemantauan ada 1.883 kasus.
“Sementara untuk kasus PDP (pasien dalam pengawasan) ada penambahan 8 kasus. Berau ada 7 kasus dan Kutai Timur ada 1 kasus. Sehingga akumulasi PDP di Kaltim ada 262 kasus. Pasien positif hari ini tidak ada penambahan jadi tetap 35 kasus. Dan masih menunggu hasil lab ada 79 orang,” ungkap Andi.
Penulis : Fairus
Editor: M.Huldi