Dinkes Berau Sebut Penambahan ODP dan PDP Tak Signifikan
1 menit baca705 kali dibaca

KORANKALTIM.COM, TANJUNG REDEB - Kepala Dinas Kesehatan Berau, Iswahyudi mengatakan, beberapa hari terakhir, penambahan Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang ditangani pihak rumah sakit tidak begitu signifikan.
Berdasarkan data per Rabu 8 April 2020, total ODP saat ini sebanyak 126 pasien. Dari jumlah itu, 27 orang dinyatakan selesai masa inkubasi dari pemantauan, dan 99 ODP masih proses pemantauan.
Sedangkan jumlah PDP tidak ada penambahan sejak 4 April lalu, tetap sebanyak 21 pasien. Ada 8 PDP dinyatakan negatif dan sudah boleh pulang. Sementara 13 PDP masih dalam pengawasan dan perawatan di RSUD dr Abdul Rivai Tanjung Redeb.
“Tentu saja, ini semua berkat kerja sama dari semua pihak. Harapan kita jumlah pasien Covid-19 tidak mengalami peningkatan lagi ke depannya,"ungkap Iswahyudi, Kamis (9/4/2020).
Menurutnya, diprediksi pandemi Covid-19 ini di bulan Mei sudah selesai. Namun, itu tergantung kondisi dan situasi di setiap daerah yang berbatasan dengan Berau.
"Saat ini, ada delapan sampel yang tengah diproses di Balai Besar Laboratorium Kesehatan Surabaya. Diantaranya tiga sampel PDP klaster Ijtima Ulama di Gowa, Sulawesi Selatan, yang hasilnya positif dari rapid test, masih menunggu konfirmasi hasil tes swab untuk memastikan positif Covid-19 atau tidak,”tambahnya.
Iswahyudi juga mengaku kelompok Ijtima Gowa yang masih tersebar di beberapa tempat juga sudah dalam pantauan. Termasuk melakukan pemantauan terhadap keluarga-keluarga dari ODP dan PDP.
“Semoga kondisi Berau tetap stabil sehingga kita tidak terlalu kesulitan. Walaupun kami sudah menyiapkan rumah sakit darurat yaitu di eks Hotel Cantika. Namun, semoga saja tidak terpakai. Jika pun ada terjadi peningkatan, maka kami sudah siap,”pungkasnya.
Penulis : Indra
Editor: M.Huldi









