“Kami sampaikan untuk pelanggan yang berstatus A1, itu kita gratiskan untuk penggunakan bulan April dan Mei,” ungkapnya di hadapan para awak media, Sabtu (4/4/2020).
Lanjutnya, kebijakan ini juga diberikan untuk pelanggan sosial seperti masjid, pondok pesantren dan yayasan lainnya. Hal ini dilakukan untuk membantu meringankan beban masyarakat selama terjadi wabah Covid-19.
“Jadi yang berstatus sosial juga kita gratiskan, kecuali kantor pemerintahan. Jadi kita harap masyarakat juga cek pada kertas struk tagihan rekening, apa masuk dalam A1,” tukasnya.
Saiful mengatakan, ada sekitar 459 sambungan pelanggan yang masuk dalam status A1, sedangkan status sosial ada sekitat 184 pelanggan.
“Dalam satu bulan itu tagihan keseluruhan untuk pelanggan yang berstatus A1 bisa Rp 250 juta sampai Rp 300 juta. Jadi dalam 2 bulan terakhir berarti sekitar Rp 600 jutaan,” pungkasnya.
Penulis : Indra
Editor: M.Huldi