Mereka adalah para petugas kebersihan, baik para penyapu jalan maupun petugas pengangkut sampah yang harus bekerja setiap hari.
"Demi tugas dan tanggung jawab untuk menjaga kebersihan di kabupaten. Para tenaga kebersihan ini tetap melakukan pekerjaannya untuk melayani masyarakat," kata Kabid Kebersihan dan Persampahan Disperkimtan Kubar, Sabransyah, Rabu (1/4/2020).
Ia akui ada sedikit ketakutan dan juga keinginan para prtugas untuk tetap berada di rumah. "Tetapi kembali lagi, kalau sampai tidak ada para petugas ini, maka pekerjaan akan menumpuk dan dapat menimbulkan permasalahan baru," ujarnya.
Saat ditanya mengenai perubahan jam kerja atau sistem shift yang diterapkan, Sabransyah mengatakan para tenaga kebersihan tetap bekerja seperti hari biasa selama sehat untuk melaksanakan tanggung jawab.
"Pencegahan yang dilakukan hanya dengan tetap menjaga jarak dan memberikan APD seperti masker. Itu pun terbatas karena masker juga sudah langka di Kubar ini," tambahnya.
Disinggung mengenai asuransi atau jaminan kesehatan yang sebenarnya penting untuk dimiliki oleh setiap tenaga kebersihan. Rupanya hal itu baru diusulkan tahun ini untuk bisa diterapkan pada 2021 mendatang.
Apalagi dalam situasi sekarang, fasilitas jaminan kesehatan perlu diberikan kepada mereka yang tetap menjalankan tugas dan tanggung jawab untuk membuat kabupaten terjaga kebersihannya.
"Semoga pemerintah daerah juga memerhatikan hal ini selain dari upaya kita untuk bersama sama mencegah penyebaran virus corona di Kabupaten Kutai Barat," tandasnya.
Penulis : M. Yasin Handayan
Editor : Hendra