Diketahui, Kabupaten Mahulu berbatasan langsung dengan Kabupaten Malinau dan negara tetangga, dalam hal ini Sarawak, Malaysia.
Poin-poin yang ditekankan di antaranya adalah larangan masuknya warga luar ke wilayah Kabupaten Mahulu. Apabila saat ini masih ada warga luar yang belum keluar dari Mahulu, maka diminta dengan tegas untuk segera kembali ke daerah asalnya masing-masing. Khususnya para pelancong yang berasal dari daerah yang terpapar corona baik di Kaltim maupun luar Kaltim.
“Kalau tidak terlalu penting, maka tidak diperkenankan untuk masuk sampai dengan situasi KLB terkait virus corona ini dinyatakan aman secara nasional,” kata Ketua DPRD Kabupaten Mahulu, Novita Bulan, belum lama ini.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Mahulu, Agustinus Teguh Santoso menambahkan, jika masih ada yang tetap nekat masuk, maka yang bersangkutan akan dikarantina terlebih dahulu selama 14 hari di beberapa titik.
Pemerintah sudah mendirikan poskonya.
“Jadi kalau yang tidak punya kepentingan yang mendesak, sangat diharapkan untuk tidak masuk ke wilayah Kabupaten Mahulu. Mohon ini bisa dipatuhi dan dilakukan bersama-sama untuk mencegah penyebaran covid-19 ini semakin meluas,” tandasnya.
Penulis: */Handayan
Editor: M. Huldi