“Kami sudah membuat portal dan akan dijaga oleh warga secara bergantian. Setiap warga yang ingin keluar masuk akan diperiksa,” ujarnya, Rabu (1/4/2020) melalui pesan singkat.
Sedangkan di Kampung Tumbit Dayak, warga juga bersatu melawan Virus Corona. Warga membatasi masyarakat dari luar untuk masuk ke kampung ini.
"Jadi mohon maaf atas ketidaknyamanannya, untuk kepentingan kita bersama agar terhindar dari virus ini,"tegas salah satu warga saat berjaga.
Seperti diketahui, Pemkab Berau telah menerbitkan surat edaran kepada seluruh camat di Kabupaten Berau terkait pencegahan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Berau.
Surat bernomor 443/88/Pem.A tersebut meminta kepada para camat untuk terus melakukan koordinasi lintas sektor, maupun dengan pemerintah kelurahan dan kampung untuk bersama sama mengambil langkah langkah cepat tanggap.
Selanjutnya, meminta kepala kampung dan perangkatnya untuk memproteksi kampung melalui penyemprotan disinfektan pada pemukiman warga dan fasilitas umum, nendata dan memantau tamu atau orang yang melintas di kampung, terutama tamu atau orang yang berasal dari luar kota yang terpapar Covid-19. Bahkan, jika perlu diberikan imbauan untuk yang bersangkutan wajib isolasi diri selama 14 hari.
Penulis : Indra
Editor: M.Huldi