Meski harus tertunda, Zulfaidhah mengatakan tetap siap dalam pelaksanaan UNBK dari segi kelengkapan peralatan. Apalagi ini adalah kali pertama SMKN 1 Bongan bisa melaksanakan UNBK setelah beberapa tahun lalu hanya UNKP.
"Kami optimistis bisa berjalan lancar, apalagi beberapa waktu lalu sudah sukses melaksanakan USBK," tambahnya.
Pelaksanaan UNBK kali ini memang tertunda dengan adanya wabah virus Corona yang mengancam kesehatan. Sehingga untuk mengantisipasi, segala bentuk kegiatan terutama proses belajar mengajar di sekolah terpaksa dihentikan sementara waktu.
Tapi tidak secara total. Melainkan diganti dengan sistem belajar secara daring dan luring atau disesuaikan dengan kondisi masing-masing sekolah.
"Kalau untuk kelas X dan XI kami arahkan bisa mengakses aplikasi pembelajaran bagi mereka yang di daerahnya yang terdapat jaringan. Tetapi bagi yang tidak, maka kami pinjamkan beberapa buku dari sekolah untuk mengerjakan tugas rangkuman," jelasnya.
Sedangkan untuk kelas XII yang sedang ujian nasional dilanjutkan dengan bimbingan belajar daring yang sudah diterapkan sejak 17 Maret 2020. "Dibantu para guru," pungkasnya.
Penulis : M. Yasin Handayan
Editor : Hendra