Namun, melihat kondisi pasien yang sehat secara fisik selama hari ini sudah bisa diperbolehkan pulang meski tetap diisolasi di rumah hingga dokumen resmi hasil sampel diterbitkan.
"Kita perbolehkan pasien pulang, tapi tetap harus diisolasi di rumah. Hal ini dilakukan agar mengurangi tekanan secara psikologis pada pasien jika diisolasi terlalu lama. Pasien diwajibkan istirahat di rumah sampai dapat surat dari RS dan istirahat cukup serta mengkonsumsi banyak protein dan tetap dalam pemantauan TGC Berau serta wajib kontrol seminggu ke depan kepada
Dokter Spesialis Paru RSUD Dr Abdul Rivai,"ungkap Kepala Dinas Kesehatan Berau, H Iswahyudi Apt, M Kes dalam rilisnya, Senin (9/3/2020).
Lanjutnya, selain hasil sampel, keputusan memperbolehkan pulang pasien juga setelah mengevaluasi berkala dari anamnesa hingga pemeriksaan fisik medis saat melakukan follow up berkala terkait kondisi pasien. Kondisinya semakin baik.
"Tindakan isolasi sesuai pedoman kesiapsiagaan menghadapi
Coronavirus Disease (COVID-19) yang diterbitkan oleh Kemenkes RI pada 17 Februari tahun 2020,"terangnya.
Untuk identitas pasien tidak dapat disampaikan karena alasan kode etik.
"Namun untuk mengurangi keresahan di masyarakat, kami informasikan bahwa dari pemeriksaan tidak didapatkan keluhan baik itu demam, batuk, pilek dan nyeri tenggorokan. Sehingga disimpulkan bahwa pada pasien tersebut dalam kondisi sehat secara fisik, namun imbauan untuk waspada tetap direkomendasikan," tukasnya.
"Kami sangat mengapresiasi kerja keras tim TGC RSUD yang sangat sigap
selama menangani pasien dalam pengawasan ini. Dan juga tim Dinas Kesehatan dan KKP
wilker Berau yang juga berhasil memantau dan mengirim spesimen pemeriksaan. Saya bangga dengan kesiapan dan kemampuan tim kesehatan Provinsi Kaltim dan Kabupaten Berau secara menyeluruh,"tegasnya.
Untuk sikap kewaspadaan, perlu diketahui upaya pencegahan penularan COVID-19 di tempat kerja.
Protokol dari Kemenkes RI yaitu menjaga area kerja dan fasilitas bersama tetap bersih dan higienis dengan membersihkan permukaan perlengkapan kantor. Mulai dari meja, telepon, keyboard, tombol lift, dan alut-alat perkantoran lainnya dengan disinfektan secara berkala.
Penulis : Indra
Editor: M.Huldi