Adapun tiga kampung yang belum teraliri listrik tersebut diantaranya adalah Loa Deras, Minta dan Bakung yang sampai kini tak kunjung bisa menikmati listrik PLN. Warga pun mengaku merasa sudah cukup kecewa walaupun pemasangan listrik memang dijanjikan akan dilakukan tahun ini sebab selama ini belum terllihat adanya pengerjaan pembangunan ataupun pemasangan jaringan listrik.
Sementara itu, Wakil Bupati Kubar, Edyanto Arkan yang beberapa waktu lalu sempat mengunjungi masyarakat di Kecamatan Penyinggahan mengungkapkan Pemkab Kubar terus berupaya meningkatkan pembangunan di pelosok kampung. “Harapan kita yaitu pembangunan berkeadilan dan merata. Oleh karenanya kita datang langsung untuk mengetahui apa yang sangat dibutuhkan warga masyarakat,” ungkap Edyanto Arkan.
Ditambahkannya perluasan jaringan listrik PLN juga terus diupayakan oleh Pemerintah Kabupaten untuk semua kampung dalam wilayah Kabupaten Kubar. Bahkan sudah ada pertemuan juga dengan PT PLN Balikpapan untuk bisa menangani permasalahan perluasan jaringan listrik ini untuk setiap kampung.
“Seperti untuk kampung Loa Deras, perluasan jaringan listrik mungkin bisa disambungkan dari Kecamatan Muara Muntai. Namun memang dalam penyambungan jaringan tersebut membutuhkan proses yang lama pula, sekitar satu sampai dua tahun. Oleh karena itu, masyarakat harus mendukung hal ini dan bersabar terkait langkah langkah yang dilakukan dan diupayakan pemerintah demi kemerataan dan keadilan pembangunan di semua wilayah Kabupaten Kutai Barat ini,” tutupnya. (*)
Penulis : */M Yasin Handayan
Editor: Hendra