"Dari pengajuan yang awalnya hanya 24 jam, setelah kita verifikasi ternyata rekor menari Hudoq terlama ini berhasil membukukan waktu 25 jam. Ini memberikan sebuah sejarah baru bagi dunia dan juga Indonesia," kata Representative MURI, Lutfi Syah Pradana.
Rekor menari tanpa henti ini pun sangat membekas bagi seluruh masyarakat Kabupaten Mahakam Ulu yang terdiri dari 5 kecamatan.
Bupati Mahulu, Bonifasius Belawan Geh berterima kasih kepada seluruh masyarakat Mahulu.
"Terima kasih untuk semua masyarakat Mahulu sehingga rekor MURI menari Hudoq terlama ini bisa tercapai. Ini adalah kali kedua Kabupaten Mahulu sukses menorehkan rekor MURI setelah tahun kemarin juga menorehkan rekor untuk peserta Hudoq terbanyak yakni lebih dari 2.000 orang," ungkap Bupati.
Festival Hudoq Cross Border ini memang dilaksanakam setiap tahunnya dengan tujuan untuk memberdayakan pembangunan bidang pariwisata dan menjaga kelestarian budaya. Selain itu, dapat meningkatkan dan membangkitkan ekonomi kreatif masyarakat.
"Semakin sering kita adakan event seperti ini maka akan meningkatkan kemajuan dari sisi kualitas, kuantitas dan manajemennya. Dan diharapkan kedepannya ini bisa terkemas dengan baik dan menjadikan ikon pariwisata Kabupaten Mahulu yang memiliki lisensi resmi," pungkas Bupati.
Penulis : M. Yasin Handayan
Editor : M.Huldi