Khususnya untuk penderita Fialiriasis, Dinas Kesehatan Kubar melakukan pembagian obat pencegahan penyakit kaki gajah, secara berturut-turut selama lima tahun.
“Masa (waktu) pemberian obat ini secara gratis dari pemkab akan diperpanjang. Saat ini pembagian obat filariasis sudah berjalan enam tahun,” kata Asisten II Setkab Kubar, Yohanes Kinam, membuka Rakor Pemberian Obat Pencegahan Massal (POPM) Filariasis itu di Lantai III, Kantor Bupati di Sendawar, Selasa (18/7).
Kepala Dinas Kesehatan Kubar Aliman menyebutkan, bahwa penyakit kaki gajah berasal dari nyamuk filariasis. Dia mengimbau para camat dan kepala Puskesmas se-Kubar, agar mensosialisasikan kebersihan lingkungan masyarakat.
“Agar masyarakat dapat menjaga kebersihan di lingkungannya masing-masing. Di Kubar dari jumlah penduduk berkisar 1.560 ribu jiwa, ada sebanyak enam persen warga yang mengidap penyakit kaki gajah,” tegas dia. (imr)