Kanit LakaLantas Polres Berau, IPDS Ngatijan mengungkapkan, korban diantar ayahnya bernama M Tasing dari Teluk Bayur ke Tanjung Redeb. Dipertengahan jalan, ayahnya yang menggunakan motor berplat KT 4005 GI ingin menyalip truk roda enam dari arah kiri.
Belum sempat menyalip, motor Tasing oleng ditengah badan truk, membuat putranya terlempar dan jatuh di ban belakang truk sebelah kiri. "Supir truk kaget dan langsung berhentik melihat ke bawah roda belakangnya, sudah ada seorang anak dengan kondisi kepala yang pecah karena tertindis ban truk," terang Ngatijan kepada korankaltim.com di lokasi kejadian.
Keterangan dari Armen (56) sebagai supir truk di Mapolres Berau, kecepatan truk yang di bawanya hanya 40 km karena lokasi jalan pas di depan sekolahan dan banyak anak sekolah sehingga tidak bisa laju. "Saya pasrah mengingat saat kejadian sayapun kaget tiba-tiba disebelah kiri saya sudah ada suara keras, pas saya stop korban dalam keadaan telungkup dan kepalnya pecah," kata Armen. (*)
Penulis: Indra
Editor: Aspian Nur