Setiap orang yang datang menyambut diberi kesempatan berfoto sampai swafoto bersama, tentu saja suasana tidak pernah terjadi dirasakan oleh masyarakat Berau.
Tidak sampai di situ, puluhan mobil mengelar arak-arakan membawa Piala Adipura pertama yang diraih Berau. Piala diarak keliling kota Tanjung Redeb.
"Alhamdulillah, akhirnya Berau bisa mendapat Adipura. Tentu saja, ini merupakan pencapaian luar biasa dan sejarah Berau," terang Jais salah satu pekerja pasaukan kuning kepada KoranKaltim.com yang menyambut kedatangan piala Adipura di depan Kantor Bupati Berau sambil berhujan-hujanan.
Bupati Muharram pada kesempatan itu mengungkapkan, diraihnya Adipura kategori Kota Kecil oleh Pemkab Berau dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) membuktikan perubahan yang wajib dipertahankan.
"Kita wajib pertahankan, prestasi di bidang kebersihan lingkungan kota ini. Ini sebuah kepercayaan dari pemerintah pusat yang disematkan dan harus terus dilakukan, agar cita-cita untuk menjadikan Berau Bebas Sampah 2019 benar-benar terwujud dengan nyata," pungkasnya.
Penulis: Indra
Editor: Firman Hidayat