Dilarang Pusat, Muharram Tetap Akan Angkat Guru Honorer
1 menit baca1.003 kali dibaca

TANJUNG REDEB – Bupati Berau Muharram menganggap kebijakan Pemerintah Pusat yang melarang pemerintah daerah mengangkat guru honorer kurang tepat. Kenyataan di lapangan, Kabupaten Berau masih kekurangan tenaga pendidik, sementara pusat tidak bisa menawarkan solusi apapun.
“Kalau kenyataannya masih banyak sekolah kekurangan guru, dan hasil evaluasi masih memungkinkan untuk kita menambah, masa saya sebagai bupati yang bertanggung jawab atas pendidikan di Berau membiarkan hal itu, itu namanya mengorbankan anak kita,” katanya kemarin.










