“Hampir dua tahun terakhir tidak ada pemeliharaan terhadap aset di danau ini. Seharusnya pemerintah melihat kondisi Danau Kenohan yang berada di ibukota kabupaten ini,” jelas Ketua RT XII Melak Ilir, Zainuddin D, Rabu (5/9) di Melak Ilir.
Danau Kenohan yang terletak di Jalan Pariwisata RT XII Melak Ilir membutuhkan uluran tangan pemerintah. Zainuddin selaku Ketua RT XII menjelaskan bahwa selama ini belum ada perawatan, sehingga kondisi danau tersebut semakin rusak. “Puluhan kepala keluarga nelayan yang mendiami danau Kenohan. Mereka hidup di atas rakit, beternak ikan keramba. Kami berharap agar Pemkab Kubar dapat memberikan bantuan, sehingga kehidupan nelayan yang merupakan warga Melak Ilir itu dapat meningkat,” ujarnya.
Zainuddin menyebut, jika nantinya Pemkab Kubar menurunkan bantuan untuk pembersihan danau itu, maka dia siap memimpin masyarakat untuk bergotong-royong.
“Kami bersama seluruh masyarakat setempat sudah kerap kerja bakti gotong-royong membersihkan danau tersebut. Berharap agar Dinas Pariwisata dan juga Dinas Perikanan turun memantau langsung kondisi Danau Kenohan ini,” ujarnya.
Sementara itu, salah seorang warga RT XII Melak Ilir, Menet (45) mengungkapkan, bahwa kondisi Danau Kenohan Melak Ilir saat ini perlu segera di bersihkan. Rumput-rumput disekitar jalan danau itu sudah tumbuh tinggi
“Perlu perawatan pengelolaan danau, dan penambahan jembatan serta perehaban gazebo. Saat ini hanya tersisa satu bangunan gazebo yang masih berdiri,” tuturnya.
Hingga berita ini diturunkan, Kepala Dinas Pariwisata Kubar Herman Alung belum berhasil dikonfirmasi. Berulang pesan singkat WhastsApp kepadanya oleh Koran Kaltim siang kemarin, tetapi hingga sore tidak dijawabnya.(imr)