Dalam rapat pembahasan yang dilakukan pekan lalu, Bupati Muharram menyampaikan bahwa pemerintah daerah memberikan dukungan penuh. Menurutnya, dengan adanya rumah sehat akan membantu pemerintah dalam hal pelayanan kesehatan kepada masyarakat khususnya bagi warga yang kurang mampu. “Ini merupakan kolaborasi kita bersama dalam membantu peningkatan kesehatan di masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan, lahan telah disepakati di eks Gedung BPU. Menurutnya, lahan di sana cukup luas sehingga sangat cocok untuk pembangunan ini. Selain itu lokasinya yang juga strategis di tengah kota untuk dapat dijangkau oleh masyarakat.
Direktur Baznas pusat, Natsir menyampaikan bahwa program pembangunan rumah sehat ini diperuntukan bagi masyarakat yang kurang mampu. Nantinya, Baznas akan memberikan kartu anggota kepada masyarakat duafa ini untuk digunakan dalam berobat di rumah sehat. “Kita apresiasi atas dukungan pemerintah daerah dalam pembangunan ini. Baznas tetap berkomitmen dalam membantu pemerintah berkontribusi sejahterahkan masyarakat,” katanya.
Saat ini, Baznas telah membagikan sebanyak 56 ribu kartu. Rumah sehat di beberapa daerah pun telah berjalan maksimal. “Pembangunan rumah sehat di Berau akan menjadi rumah sehat ketujuh yang dibangun dan terbesar di Indonesia. Tentu ini akan menjadi bagian dalam pelayanan kesehatan bagi seluruh masyarakat yang kurang mampu,”pungkasnya. (ind)