Para mahasiswa menuntut Disdukcapil bekerja profesional. Sampai sekarang masih banyak masyarakat Berau yang belum memiliki KTP Elektronik.
Imbasnya, dapat menghambat proses Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 karena KTP-el menjadi syarat mutlak memilih khususnya untuk para pemilih pemula.
"Tingkat golput 41 persen, KTP elektronik sebagai syarat mutlak memilih maka dari itu kami meminta Disdukcapil optimal pada sosialisasi,kontestasi politik tentu tidak akan sukses tanpa ada sinergitas termasuk Disdukcapil yang ditunjuk lembaga yang mengeluarkan KTP sebagai syarat mutlak memilih," ungkap Korlap aksi Dwi Rizk
Menanggapi hal itu Sekretaris Disdukcapil Berau, Safei mengatakan pihaknya sudah bekerja maksimal khusunya menerapkan sistem jemput bola dan melakukan sosialisasi.
"Kendala kami adalah kurangnya blangko KTP el sedangkan itu datang dari pusat. Kami sudah menjalankan tugas sesuai aturan dan memberikan pelayanan maksimal,"ujarnya.
Dalam pertemuan tersebut dihadiri oleh Kasi Pencatatan Sipil Haji Idris dan Suwito, Kabid Data dan Laporan Jainudin dan Kasi Kependudukan Johny. Aksi tersebut dijaga ketat oleh petugas dari Polres Berau.
Penulis: Indra
Editor: Firman Hidayat