Kapolres Berau, AKBP Pramuja Sigit Wahono didampingi Wakapolres Berau, Kompol Slamet Ramelan menjelaskan, awal kejadian BR sempat mengamuk dirumahnya di RT 1 Gunung Tabur, Jalan Bulungan. Lalu ada laporan masyarakat, dan berangkatlah Anggota Polsek ke rumah BR dan melakukan mediasi agar BR tidak mengamuk lagi. Dianggap sudah aman, anggota kembali ke Polsek, namun tiba-tiba BR datang membawa parang dan memecahkan kaca Polsek.
"Setelah pemecahan kaca Polsek, kehebohan terjadi di jalan raya dan membuat warga dan pengguna jalan sedikit terganggu. Tidak ingin terjadi sesuatu lebih membahayakan, anggota terpaksa melakukan pengamanan dengan menembak ke udara. Namun tidak juga diindahkan, malah melukai anggota sehingga dikeluarkan tembakan ke dua mengarah ke Paha sebelah kiri dan langsung dirobohkan anggota bersama warga sekitar," tegas Wakapolres Slamet.
BR dilarikan ke rumah sakit. Hingga saat ini, pihak Kepolisian belum mengetahui jelas motif dari aksi BR. Karena, BR masih belum sadarkan diri.
"Kita akan memintai beberapa keterangan saksi termasuk istri dan keluarga BR. Apakah BR ini ada kelainan jiwa atau bagaimana. Jika dari hasil pemeriksaan dokter kejiawaan BR sakit, maka akan kita serahkan ke RS Jiwa. akan tetapi, jika BR dianggap normal saja, maka proses hukumnya dilanjutkan," pungkasnya.
Penulis :Indra
Editor : Desman Minang