Suryani menuturkan, dari seluruh tenaga pendidik, hanya empat berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN). Sisanya Pegawai Tidak Tetap (PTT) termasuk penjaga sekolah. “Harapan ke depan agar tenaga administrasi (Tata Usaha/TU) di SDN 003 Temula bisa dibantu oleh Pemkab Kubar, meskipun hanya Tenaga Kerja Kontrak (TKK). Dalam segi fisik, kantor kepala sekolah belum belum memiliki WC. Bahkan sekolah ini hanya memiliki dua lokal dan ruang kelas hanya ada enam,” urainya.
Suryani mengharapkan Pemkab Kubar melalui Dinas Pendidikan dan kebudayaan Kubar, membantu sarana fisik sekolah. Meskipun berada jauh di pelosok kampung, semangat belajar anak didik di SDN 003 Temula sangat tinggi.
Seorang guru di SDN 003 Temula, mengaku senang mengajar di sekolah itu. Itu karena semangat anak didiknya mengikuti proses belajar mengajar.
“Saya mengajar mata pelajaran bahasa Inggris. Yang diajarkan saat ini baru murid kelas enam, mereka bersemanagat tinggi, begitu pula pelajaran Matematika. Meski ada pula anak-anak didik di kelas saya yang belum bisa menghafal perkalian,” ujar guru perempuan berusia 27 tahun itu dan meminta namanya tidak dikorankan.(imr)