“Armada Xpress Air beroperasi lancar dan masih tetap melayani rute Sendawar-Balikpapan serta Sendawar-Samarinda pergi dan pulang (PP). Selain itu ada satu armada yakni AirFast merupakan penerbangan carter sesuai schedule yang diperlukan pencarter,” beber Sumariyanto didampingi Bagian Teknik Operasional Keamanan dan Pelayanan Darurat , Aulia Mukti Negara kepada Koran Kaltim, Rabu (25/7) di Sendawar.
Ditambahkan Aulia, lonjakan penumpang di Bandara Melalan Sendawar terbilang masih stabil. Namun, penerbangan XpressAir kerap terdapat daftar tunggu calon penumpang. Hal itu mengindikasikan penerbangan dari dan ke Bandara Melalan Sendawar sangat dibutuhkan warga.
“Data terakhir kami, untuk semua penerbangan dan rute hampir 4.000 penumpang yang tercatat pada Juni lalu. Memang ada rencana melakukan penerbangan malam hari, tetapi saat ini masih mengoptimalkan penerbangan siang hari. Sesuai status bandara ini adalah bandara pengumpan untuk mengantar pada bandara pengumpul,” bebernya.
“Kemudian penumpang dapat mencari alternatif penerbangan lanjutan pada bandara pengumpul, rata-rata tersedia pada siang hari (contohnya Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan),” urai Aulia.
Dia juga membeberkan ada rencana otoritas bandara itu untuk menambah armada penerbangan. Saat ini, pihaknya masih berkoordinasi dengan berbagai pihak. “Sementara ini kami akan optimalkan pelayanan masyarakat dengan armada/maskapai Express Air. Termasuk fasilitas di terminal dan ruang tunggu bandara yang masih kurang, saat ini kami koordinasikan ke Kementerian Perhubungan di Jakarta agar dapat segera terealisasi,” tandas Aulia.(imr)