Pemkab Berau Sesalkan Kerusakan Laut Terus Meluas
2 menit baca631 kali dibaca

TANJUNG REDEB - Akumulasi berbagai faktor menjadi penyebab kerusakan biota laut semakin tinggi dari tahun ketahun. Pola tangkap yang berdampak pada rusaknya habitat menjadi faktor utama sekaligus tertinggi. Di area seluas 1,2 juta hektare (ha) menjadi persoalan tersendiri dalam hal pengawasan. Sementara daerah masih berkutat pada persoalan klasik seperti kekurangan personel, pembiayaan dan minimnya dukungan provinsi dan pusat.
“Saya akui pada saat kewenangan ini masih berada di daerah, pemerintah daerah juga tidak bisa maksimal mengawasi. Apalagi setelah kewenangan ini berpindah. Jadi saya harapkan kalau daerah tidak bisa mengawasi lagi, provinsi dan pusat tentu harus lebih meningkatkan pengawasan lebih maksimal lagi,” ungkap Wakil Bupati Berau, Agus Tantomo, kemarin.










