“Hindari dakwah yang menyinggung SARA. Mari kita jaga bersama kondusifitas masyarakat di Kubar. Jangan sampai ada laporan yang bernada negatif dari masyarakat atas aksi kegiatan dakwah,” kata Isnaini, kepada enam pesyiar agama Islam yang akan melakukan misi dakwahnya di wilayah Kubar, saat bertandang Kanwil Kemenag Kubar di Sednawar, baru-baru ini.
Isnaini menegaskan, secara umum syiar agama Islam sangatlah penting dilakukan. Tujuannya mengajak masyarakat meningkatkan nilai keimanan kepada Allah. “Ingat selalu pesan itu agar tidak mengumbar masalah SARA. Kepada para pesiar selamat berdakwah, menymapikan kebaikan untuk masyarakat, khususnya umat muslim,” tandasnya.
Kepala rombongan pendakwah, Sutarto mengatakan dia bersama rombongan berasal dari luar Kubar. Tujuannya berdakwah pada Ramadan tahun ini di Kubar. “Kami akan melakukan syiar Islam di beberapa masjid di dalam Kota Sendawar. Memang kami masih dalam tahap pembelajaran.,” tuturnya.
Untuk diketahui, enam pendakwah tersebut berasal dari Samarinda. Tiga berasal dari Pondok Pesantren Tahfidzul Quran Al Mubarok kota Samarinda, sementara sisanya berasal dari pondok pesantren lain. (imr)