"Kalau begini terus kondisinya anggaran kita di tahun 2018 ini bisa habis September. Kami sangat terbebani, apalagi setiap blok dan kamar padahal sudah dijatah," ucap Agus Dwirijanto kepada KoranKaltim.com, Rabu (30/5) di ruang kerjanya.
Perlu diketahui, jumlah warga binaan yang menjadi tanggungan Rutan sebanyak 797 orang.
“Jumlah pemakaian air di dalam Rutan tergolong sangat besar dengan melibatkan hampir 800 warga binaan untuk mandi 2 kali sehari dan keperluan buang hajat," lanjutnya.
Untuk mengatasi hal itu, pihak Rutan berupaya mencari solusi dengan membuat sumur bor. Namun, pembuatan sumur bor diperkirakan akan menelan biaya yang cukup mahal. "Tapi tidak ada anggaran untuk ini," ungkapnya.
Cara lain yang mungkin akan diupayakan pihak Rutan yakni dengan memohonkan bantuan dana CSR.
Penulis: Indra
Editor: Firman Hidayat