Oa menegaskan, meski sudah tumbuh semangat gotong-royong, perlu kekuatan penuh seluruh masyarakat untuk menguatkan kembali nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945. “Perkuat intregasi dan perkokoh nilai-nilai budaya bangsa. Saya berharap semangat BBGRM Dan HKG-PKK ini hendaknya tidak pernah pudar. Terus menjadi motivasi berkarya mandiri dan sejahtera,” urainya.
Yapan berpesan masyarakat terus menguatkan nilai gotong-royong. Bahkan untuk membangun Kubar, dia meminta partisipasi seluruh lapisan masyarakat. “Gotong-royong dapat menguatkan kondusifitas masyarakat. Slamat kepada masyarakat se-Kubar dan para pemenang beragam lomba dalam rangka kegiatan BBGRM dan HKG-PKK tahun 2018,” pungkasnya.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Kubar Faustinus Syaidirahman mengatakan, kegiatan BBGRM bertujuan meningkatkan kepedulian dan peran aktif masyarakat berdasarkan semangat kebersamaan, kekeluargaan dan pelestarian nilai budaya gotong-royong menuju penguatan integrasi sosial dalam. “Dalam pelaksanaannya membutuhkan dukungan seluruh komponen masyarakat, sehingga program BBGRM merupakan pembangunan yang berasal dari rakyat, untuk rakyat dan dilaksanakan oleh rakyat serta hasilnya diharapkan bermanfaat bagi kepentingan rakyat banyak,” paparnya.
“DPMK Kubar berharap Lembaga Kemasyarakatan Kampung /kelurahan semakin meningkatkan peran dan fungsinya sebagai mitra pemerintah desa/kelurahan. Sehingga nilai gotong-royong semakin kuat di masyarakat,” tandasnya.
Hadir pula dalam acara itu Wakil Bupati Kubar H Edyanto Arkan, para camat, sejumlah anggota DPRD Kubar, serta perwakilan instansi vertikal. (imr)